Al-Maslahah

Al-Maslahah (ISSN: 1907-0233, E.ISSN: 2502-8367) is a scientific journal in the fields of syari’ah that published by Syari’ah Faculty. Pontianak State Institute of Islamic Studies. This journal contains the masterpiece of professional writers and researchers. The vission of the journal is to be qualified Syari'ah journal either locally or internationally level. Meanwhile, the mission of Al-Maslahah is disseminating professional ideas of Syari'ah study to lectures, researcher, and those who have concern of this field. This journal warmly welcomes contribution from scholars and experts of related disciplines. Al-Maslahah is published biannually i.e. June and December.

 

Indexed by:

downloadunnamedsherpa-RomeoD-DOTu-ZU0-AAFBndbaseindex-Garudadownloadsinta2google-scholar

  1. Abstract: The Legacy Distribution in Melayu Billateral and Its Relevance in Mashalah Mursalah Theory. With the existence of kinship system in Indonesia which generally divided into three system, patrilineal, matrilineal and bilateral. Therefore, differences occurred in provisions legacy distribution that implement in each system. In hereditary system of Melayu Sambas applied bilateral system, whereas each heir whether man or woman earn inheritance rights from its elder. The legacy distribution conducted by Sambas people practiced equal (1:1) especially between boy and girl. This research is a qualitative research using descriptive analytical method. This study analyze the legacy distribution of Melayu Sambas people and its relevance in mashalah mursalah theory, and what cause the distribution practiced 1:1 also these correlation distribution 1:1 alongside Islam law. Keywords: Billateral Heir, Legacy, Maslahah Mursalah. Abstrak: Pembagian waris Bilateral Melayu Sambas dan Relevansinya Dalam Teori Maslahah Mursalah. Adanya sistem kekerabatan yang ada di Indonesia yang secara umum terbagi menjadi tiga sistem, patrilineal, matrilineal dan bilateral maka terdapat perbedaan dalam ketentuan pembagian harta peninggalan yang berlaku bagi masing-masing sistem keturunan tersebut. Masyarakat Melayu Sambas dalam sistem keturunannya menganut sistem bilateral dimana setiap ahli waris baik laki-laki maupun perempuan mendapatkan hak warisan dari pewaris. Pembagian harta peninggalan yang di lakukan oleh masyarakat Sambas menerapkan sama rata (1:1) khususnya antara anak laki-laki dan perempuan. Penelitian ini adalah penelitian bersifat kualitiatif dengan menggunakan metode eksplanatoris. Tulisan ini menganalisis pembagian harta peninggalan masyarakat Melayu Sambas dan relevansinya dalam teori maslahah mursalah, dan mengapa pembagian yang dilakukan menerapkan 1:1 serta kolerasi pembagian 1:1 ini dengan hukum Islam. Kata Kunci: Pembagian, Maslahah Mursalah, Waris Bilateral,.

Fakultas Syariah IAIN Pontianak berkomitmen
menjadi penyelenggara pendidikan yang profesional
berlandaskan Visi
Ulung dan Terbuka dalam mengintegrasikan ilmuan kesyariahan, Ilmu Hukum dan Nilai Kebudayaan Borneo

X

Right Click

No right click