INFOKOM DEMA FASYA Sukses Gelar Pelatihan Pembuatan Video

INFOKOM DEMA FASYA Sukses Gelar Pelatihan Pembuatan Video
Pontianak (fasya.iainptk.ac.id). Pelatihan Pembuatan Video merupakan program kerja yang diselenggarakan oleh bidang Informasi dan Komunikasi (INFOKOM) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah IAIN Pontianak dengan tema, “Video Sebagai Media Kampanye di Era Teknologi".

Pelatihan ini berlangsung pada Sabtu (11/12) via google meet pukul 13.00-selesai yang diisi oleh Demisioner Menkominfo Dema Ekskutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Pontianak, Sopian Lubis, S.H dengan dipandu oleh moderator dari staff bidang INFOKOM yaitu Frastia Wati.

Sebelum masuk pada inti diskusi, terdapat sambutan yang disampaikan langsung oleh Ketua Bidang INFOKOM DEMA Fakultas Syariah, Adinda Shakila Putri sekaligus membuka diskusi tersebut.

Image

“Terimakasih kepada bang Sopian Lubis karena telah menyempatkan diri untuk menjadi pemateri pada siang hari ini, dan terimakasih banyak kepada teman-teman yang telah hadir dan membantu terselenggaranya acara ini,” tuturnya.

 

Adapun materi yang disampaikan, yaitu seputar isu yang sedang ramai terjadi, tips dan trik dalam pembuatan video dan jenis isi konten yang digunakan.

Selanjutnya isu yang dibahas adalah mengenai kekerasan seksual terhadap perempuan. Pelecehan seksual di ruang publik merupakan isu yang mengkhawatirkan sampai saat ini.

"Abang sangat mendukung progja anak INFOKOM ini, menyadari Indonesia tengah menghadapi tantangan yang sangat besar di bidang lingkungan dan isu sosial serta melihat masih banyak tindakan pelecehan seksual di ruang publik, semoga dengan adanya pelatihan ini dapat menggerakkan kita untuk berkampanye dalam pencegahan dan penanggulangan pelecehan perempuan."

Diskusi ini semakin menarik dengan dilanjutkan sesi tanya jawab, yaitu peserta menanyakan mengenai definisi kampanye dan jenis isi konten seperti apa yang menarik.

 

Menurut beliau, "kampanye yang dimaksud dalam hal ini bukanlah kampanye untuk pemilihan caleg, melainkan adalah suatu advokasi terhadap isu. Semua bisa menjadi konten asalkan pesan dalam video tersebut sampai pada masyarakat atau pendengar."

"Menariknya sebuah video tidak diukur dari mahal tidaknya software yang digunakan tetapi pesan yang tersampaikan kepada masyarakatlah yang menjadi titik poin pentingnya." Tutupnya.

Frastia Wati
Frastia WatiPenulis
 Ardiansyah
ArdiansyahEditor