Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) Kalbar bekerjasama dengan Fakultas Syariah IAIN Pontianak kembali gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang Ke-3

Pontianak (fasya.iainptk.ac.id) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) Kalbar kembali menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) secara virtual. Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua di gelar atau PKPA yang ketiga, bekerjasama dengan Fakultas syariah IAIN Pontianak dan Acara PKPA ini berlangsung selama tiga hari, 19-21 Maret 2021.

Pada kesempatan ini Ali Rido, SH selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan banyak terimaksih kepada para panitia yang telah sudi meluangkan waktunya untuk menyukseskan acara ini.

"Kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) ini  berawal dari penjajakan perjanjian kerjasama antara Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) Kalbar dengan Fakultas Syariah IAIN Pontianak. kami gelar bekerjasama dengan Fakultas syariah IAIN Pontianak. Kegiatan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) ini merupakan angkatan ke-3 dengan peserta berjumlah 20 Orang terdiri dari 6 orang merupakan advokat tunda dalam artian 6 orang ini kebanyakan yang masih duduk di bangku kuliah dengan harapan setelah selesai kuliah bisa mengikuti ujian hingga dilantik,"ungkapnya

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Syariah Dr. Muhammad Hasan, M.Ag mengatakan mengapresiasi terhadap Ferari dan panitia yang bisa mengadakan dan mengatur kegiatan ini denggan rapi di era virtual ini.

"Saya doakan agar semua calon peserta di fasya ini bisa sukses dan mempunyai integritas ketika menjadi advokat, saya percaya mahasiswa fasya mempunyai itu. Pendidikan  khusus profesi advokat (pkpa)  merupakan salah satu profesi yang sesuai dengan profil fasya, Idealnya alumni fasya memiliki minimal 1 sertifikat kompetensi atau sertifikat profesi,"tuturnya.

Lanjutnya dekan fasya mengatakan Kerjasama pelaksanaan Pendidikan  khusus profesi advokat (PKPA) ini dimaksudkan agar para alumni fasya bisa lebih mudah menempuh pendidikan profesi yang sesuai profil fasya. Yang endingnya tercipta para advokat alumni fasya yang memiliki integritas, yang mampu  mengintegrasikan  konsep syariah ke dalam konstelasi hukum praktis indonesia.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP FERARI Prof. DR. DR. H. Teguh Samudera, SH., MH. Beliau menyampaikan akan selalu hadir di PKPA Ferari ini, sebagai sumbangsi untuk mengamalkan ilmu, nantinya jika peserta menjadi advokat mereka juga harus mengamalkan ilmu ini. Beliau juga Mengapresiasi atas kerjasama dengan IAIN Pontianak.

"Advokat itu profesi yang terhormat dan mulia, karena sejarahnya advokat itu membela tanpa pamrih. kita bukan asn dan bukan buruh yang mendapatkan gaji, tapi kita mendapat honorarium dari klien. Advokat itu tugas nya memberi bantuan hukum dan menegakkan hukum seadil adilnya, maka dari itu advokat itu kaya, minimal kaya pengetahuan hukum,"tutupnya.

Penulis: Tio Rizki Kurniawan
Editor: Ardiansyah, M.Hum