Fakultas Syariah IAIN Pontianak Tarik Lima Mahasiswa Magang di PTA Pontianak dan Sampaikan Apresiasi serta Harapan Kolaborasi Lebih Optimal

(fasya.iainptk.ac.id) Lima mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah yang menjalani program magang di Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak resmi ditarik dalam acara pelepasan yang digelar di Aula PTA Pontianak, Senin (12/12/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Pejabat Pelaksana Harian (Plh) Ketua PTA Pontianak, Drs. H. Syukur, M.H., Panitera PTA Pontianak, Dr. Siti Aminah, S.H., M.H., Plh Sekretaris, Hj. Eet Mulyati, S.H., M.H., serta sejumlah pegawai pengadilan.

Dalam sambutannya, Plh Ketua PTA Pontianak menyampaikan apresiasi tinggi kepada kelima mahasiswa atas semangat, disiplin, dan partisipasi aktif selama menjalani masa magang. “Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan antusiasme yang ditunjukkan selama berada di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam perjalanan akademik maupun karier hukum kalian ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sesi yang sama, Panitera PTA Pontianak, Dr. Siti Aminah, S.H., M.H., menyampaikan harapan agar sistem penempatan mahasiswa magang ke depan dapat lebih optimal. Ia menjelaskan bahwa meskipun PTA Pontianak memberikan lingkungan yang kondusif, terdapat keterbatasan dalam hal keterlibatan langsung mahasiswa dalam proses peradilan.

“Harapan kami, penempatan mahasiswa magang di PTA Pontianak ke depan bisa di-rolling dengan Pengadilan Agama (PA) Pontianak—entah itu di tengah masa magang atau di awal. Karena terus terang, dari sisi pembelajaran praktik hukum, mahasiswa justru memperoleh pengalaman lebih banyak di tingkat Pengadilan Agama, di mana mereka bisa secara langsung terlibat dalam proses persidangan, administrasi perkara, dan pelayanan publik. Sedangkan di tingkat Pengadilan Tinggi Agama, keterlibatan dalam proses peradilan sangat terbatas karena sifat kewenangannya yang bersifat banding.,” jelasnya.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh pihak IAIN Pontianak. Qomaruzzaman S.HI.M.Ag menyampaikan “Masukan dari PTA Pontianak sangat berharga. Kami akan menjadikannya bahan evaluasi untuk memperkuat MoU dan skema kerja sama magang ke depan, agar mahasiswa tidak hanya memahami struktur hierarki peradilan, tetapi juga memperoleh pengalaman teknis yang aplikatif,” ungkapnya.

Acara pelepasan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan rasa syukur. Di penghujung kegiatan, dilakukan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan, dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari para pegawai PTA Pontianak kepada kelima mahasiswa sebagai bentuk apresiasi atas kebersamaan selama masa magang.

Penarikan mahasiswa magang ini bukan hanya akhir dari program praktik, tetapi juga awal dari kolaborasi yang lebih dinamis antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga peradilan. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak calon penegak hukum yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang dalam pengalaman praktik dan berintegritas tinggi.
Editor: ardiansera